Pengganti Dolomit vs Kapur Bangunan dan Sirih & Lawan Dolomit

Artikel ini membahas tentang beberapa bahan pengganti kapur dolomit, lalu beda kapur dolomit dengan kapur bangunan vs kapur sirih serta lawan dari kapur dolomit. Di artikel sebelah saya sudah menjelaskan tentang manfaat kapur dolomit yang banyak sekali, silahkan simak pentingnya kapur dolomit pertanian

Nah karena saking pentingnya kapur dolomit saya bisa sebutkan fungsinya lebih utama dan harus ada, bahkan sebelum pupuk. Bahkan bisa dikatakan setengah dari masalah pertanian adalah tanah olahan yang sudah rusak dan asam. Maka dengan kapur dolomit bisa ditingkatkan tingkat ph tanah dari asam ke netral sehingga lebih disukai tanaman, karena menjamin ketersediaan nutrisi dalam tanah. Namun jika tidak ada kapur dolomitnya  Anda bisa gunakan bahan pengganti kapur dolomit yang bisa ditemukan di sekitaran Anda.

1. Bahan Pengganti Kapur Dolomit

Jika dilihat dari bahannya kapur dolomit adalah kapur, kandungan kapur bisa ditemukan pada berbagai jenis batu kapur. Maka bahan pengganti dolomit pertama bisa ditemukan dari:

  1. Batu kapur, batu marmer, batu kalsit. Bahan ini agak susah mencarinya, terkecuali memang kalau anda ada di tempat penambangan. Itupun agak susah karena harus dihancurkan dulu dan belum tentu murni kandungan kalsiumnya.
  2. Alternatif bahan pengganti kapur dolomit Anda bisa gunakan Abu bekas pembakaran. Abu dari pembakaran kayu juga bisa dipakai untuk meningkatkan pH tanah yang sama manfaatnya seperti kapur dolomit. Anda bisa gunakan Abu pembakaran jerami padi, dan abu dari bahan organik lainnya. Bagaimana dengan Abu pembakaran kertas? Nah kalau dilihat dari bahannya memang kertas bahan dasarnya kayu. Tapi sekarang kertas tidak semurni itu, misal pada kertas karton yang keras ada selotip, juga pada kertas kemasan biasanya sudah ada plastiknya, jadi kurang bagus.
  3. Dedak kopi atau ampas kopi bisa jadi pengganti kapur dolomit. Jangan buang ampas kopi, gunakan untuk meningkatkan level PH tanah. Namun usahakan jangan langsung ditabur karena ampas kopi sangat mudah berjamur. Sebelum ditabur lebih baik keringkan dulu, dijemur setelah baru ditabur di atas tanah atau bisa dicampur ke media tanaman.
  4. Pupuk kalsium bisa digunakan sebagai bahan pengganti dolomit, selengkapanya silahkan baca Pupuk Kalsium vs Kapur Dolomit.
  5. Bahan-bahan yang mengandung kalsium seperti tulang, cangkang-cangkang kerang, cangkang telur, kulit kerang, kijing, tanduk bahkan kuku tangan anda pun bisa dipakai. Akan tetapi syarat dari bahan-bahan bagusnya dihancurkan dulu, supaya lebih cepat diproses diambil unsur kalsium nya oleh tanaman.
  6. Bahan mengandung magnesium seperti kulit pisang, berbagai jenis sayuran juga seperti bayam atau brokoli. Untuk prosesnya bahan ini lebih mudah dibuat kompos saja.

2. Perbedaan Kapur Dolomit vs Kapur Bangunan vs Kapur Sirih

Sebenarnya bahan utama untuk pembentukan ketiga jenis kapur di atas adalah sama yaitu kalsium .Hanya proses pembuatannya saja yang berbeda, rincinya:

  1. Kalsium karbonat atau CaCO3 ini yang biasa dipakai untuk kapur dolomit. Kapur ini biasanya adalah kapur mentah yang diperoleh dari penggilingan batu kapur, tanpa dipanaskan atau dicampur air.
  2. Kapur sirih / kalsium oksida biasanya diambil dari pembakaran atau pemanasan kalsium karbonat di atas. Kalsium karbonat dibakar jadilah kapur oksida dan biasanya kapur ini menjadi bahan pembentuk kapur sirih.
  3. Kalsium hidroksida adalah kapur mentah yang sudah dibakar lalu ditambah unsur air, jadilah kapur hidroksida. Kapur inilah yang biasanya dipakai untuk kapur bangunan atau kapur mil.

Selain itu kapur dolomit juga mengandung magnesium dan lebih bebas dari unsur alumina, zat besi dan silika. Yang mana campuran bahan tersebut memiliki sifat perekat atau pengeras sehingga lebih cocok digunakan untuk kapur bangunan, dicampur dengan semen. Lalu kapur sirih sendiri biasanya dibuat dari cangkang cangkang atau kulit hewan keras seperti cangkang remis atau cangkang kerang. Kapur sirih dalam kadar tertentu aman untuk dikonsumsi seperti untuk pengeras ketupat, rempeyek, kerupuk dan juga buras.

Lihat juga eksperimen reaksi emejing pupuk kalium campur gula

3. Lawan Kapur Dolomit / Penurun PH Tanah

Jika manfaat dari kapur dolomit adalah untuk meningkatkan pH tanah, lalu apa yang bisa membuat pH tanah turun? Kebalikan atau lawan dari kapur dolomit bisa gunakan sulfur atau belerang. Jika agak sulit mencari bahan sulfur murni bisa gunakan saja pupuk ZA (amoniA). Bahan lain lawan kapur dolomit atau penuruh ph tanahuga bisa menggunakan tawas. Tawas yang biasa dipakai untuk menjernihkan air, tawas juga bisa dipakai untuk menurunkan PH tanah. Demikian saja artikel bahan pengganti kapur dolomit, bedanya dengan kapur bangunan dan kapur sirih ini. Terima kasih sudah berkunjung, sukses selalu dan sampai jumpa...

Ingin Berkomentar atau Bertanya? Ajukan di Channel Kami
 Youtube


  Facebook
Serba Serbi Tani
  • Seputar Kelapa Pandan Wangi

    Ciri Kelapa Pandan Wangi paling umum adalah Anda bisa bakar daun kelapa pandan wangi. Ambil daunnya yang sudah agak tua lalu dibakar, tapi tidak harus dibakar sampai kering. Namun ternyata itu bukan satu-satunya cara untuk mengetahui jenis kelapa pandan wangi, bukan berarti yang tidak wangi...

  • Trik Pemupukan Cepat Tanpa Ribet

    Jika kebetulan Anda tanam banyak sekali pohon sengon, kayu, sayuran atau tanaman apa saja di perkebunan luas untuk skala besar. Anda bisa gunakan cara alternatif yang lebih simple tidak ribet untuk memupuk. Cara ini lebih menghemat waktu dan tenaga tidak ribet, namun efektif serta...

  • Pemupukan Anggur Setelah Pangkas

    Ada beberapa hal yang perlu diketahui pada perlakuan anggur setelah pangkas. Pupuk yang saya gunakan sampai hari ke-20 masih menggunakan pupuk MKP (Pupuk Perangsang Bunga / Buah). Pupuk ini tujuannya untuk merangsang keluar bunga yang merangsang pembungaan, dan targetnya...


The best time to plant a tree was 20 years ago. The second best time is now.
Chinese Proverb