Manfaat Pupuk Hayati Mikoriza, Rizhobium dan Trichoderma

Contoh pupuk hayati / adalh mycogrow dan Trico-Z dengan bahan mikoriza, rizhobium dan trichoderma. Kedua pupuk ini adalah pupuk hayati atau bisa disebut juga pupuk bio fertilizer atau penyubur biologis. Namanya juga pupuk hayati / bio berarti ada yang hayat, ada makhluk hidupnya yaitu si mikroogranisme. Biasanya mikro organisme adalah jamur dan bakteri, tapi tentunya jamur dan bakteri yang menguntungkan bagi tanaman. Untuk pembahasan seputar pupuk hayati vs pupuk organik sudah saya bahas di sini.

Pertama pupuk mikoriza, pupuk ini mengandung cendawan atau jamur mikoriza. Nah mikoriza sendiri secara bahasa mycos artinya jamur dan rizha artinya akar, jadi mychorizha adalah jamur akar. Dan menurut penelitian simbiosis mikoriza dengan tanaman ini mencapai 80~90 persen. Artinya ambil besarnya 90% jenis tanaman ini akur dan bersimbiosis mutualisme dengan mikoriza. Nah karena mikoriza adalah jamur akari maka Ini berkaitan dengan fungsi atau peranan mikoriza pada akar tanaman. 

1. Manfaat Mikoriza pada Akar Tanaman

  • Membantu akar menyerap unsur hara dan pupuk di dalam tanah. Akar tanaman kan terbatas, terutama untuk pohon yang masih kecil. Tanpa bantuan mikoriza serapan nutrisi oleh tanaman hanya sebatas jangkauan akar. Misal panjang / lebar akar diameter 10 cm maka serapan nutrisi hanya sejauh itu. Sementara dengan mikoriza serapan nutrisi bisa lebih jauh lagi, nutrisi dihantarkan oleh jamur mikoriza dari lokasi yang tidak terjangkau akar. Kenali pula manfaat keragaman mikroorganisme untuk keseimbangan tanah pada pupuk JMS.
  • Membantu penyerapan phospat. Nah unsur P (Phosfat / fosfor) adalah salah satu nutrisi makro dari NPK yang sangat dibutuhkan tanaman. Dengan penyerapan unsur Posfat yang lebih baik tentunya akan membuat tanaman lebih subur dan cepat pertumbuhannya.
  • Membantu tanaman mendapatkan air di musim kemarau. Mikoriza adalah jamur, kita tau sendiri jamur sangat cepat pertumbuhannya, makanya kalo ada istilah suatu tren yang penyebarannya disebut dengan menjamur, ya kan? hehe... Nah di dalam tanah juga begitu mikoriza menyebar dan membuat jaringan sebanyak-banyaknya, lebih jauh dari yang bisa dijangkau akar. Sehingga ketika musim kemarau / panas datang akar akan menyerap dan mencari sumber air semakin dalam dan luas dengan bantuan si jaringan mikoriza.
  • Memperkuat imun ketahanan tanaman dari virus, jamur bakteri. Lihat juga manfaat bakteri fotosintesis.
  • Melindungi akar dari serangan mikroorganisme patogen. Jenis-jenis mikroorganisme di dalam tanah sangat banyak, dalam satu genggaman tanah saja bisa miliaran jumlahnya. Nah kita tidak tau jika ada mikroorganisme baik  bakteri atau jamur yang merugikan apalagi yang sifatnya menular. Ada Penyakit seperti busuk akar, layu bakteri, dan layu fusarium sangat mengancam akar tanaman. Dengan adanya hifa mikoriza menyelubungi akar, akar tanaman akan dilindungi dari infeksi patogen tersebut.
  • Nah ini kaitannya nanti dengan duet maut mikoriza dan trichoderma.

Lalu untuk jenis pupuk hayati mikoriza ini sendri yang saya temukan ada yang serbuk dan ada juga yang inokulan seperti MycoGrow. Lihat juga manfaat asam humat, wajib bagi tabulampot.

2. Fungsi dan Manfaat Trichoderma

Trichoderma adalah jenis jamur juga, disamping sebagai organisme pengurai, dapat pula berfungsi sebagai agen hayati dan stimulator pertumbuhan tanaman. Trichoderma, fungsi utamanya dapat menghambat pertumbuhan serta penyebaran penyakit tanaman seperti busuk akar, layu bakteri, dan layu fusarium.
Lalu keunikan dari Jamur trichoderma, dia adalah salah satu jenis jamur mikroparasitik. Artinya bersifat parasit terhadap jenis jamur lain.  Nah karena sifat inilah maka trichoderma dapat dimanfaatkan sebagai agen biokontrol terhadap jenis jamur patogen atau yang merugikan tanaman. Jadi ibaratnya Trichoderma adalah predator jamur lain.

Lalu kandungan lain pupuk Trico-Z ini adalah Rizhobium. Bukan rizhoma ya, beda lagi itu. Kalau Rhizoma adalah perubahan batang tumbuhan yang menjalar di bawah permukaan tanah yang bisa menghasilkan tunas dan akar baru dari ruas-ruasnya. Singkatnya mengubah akar jadi umbi seperti pada jahe, kunyit dan lengkuas.

Lihat, Beda Pupuk Kalsium vs Kapur Dolomit

3. Manfaat Rizhobium pada Tanaman

Nah balik lagi ke rizhobium, seperti yang sudah saya paparkan tadi, jika mikoriza berfungsi membantu mengikat, dan menyerap posfat maka bakteri rizobium bermanfaat mengikat dan menyerap unsur nitrogen. Jadi klop ya, duet maut pupuk ini, dimana mycoriza memaksimalkan penyerapakan posfat, maka untuk penyerapan nitrogennya didukung oleh rizhobium pada pupuk trizo-z.

Selain itu Rizhobium juga menjadi salah satu unsur pembentuk pupuk PGPR. Pernah dengar istilah PGPR? PGPR adalah singkatan dari PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA. Yaitu kumpulan bakteri baik yang berfungsi melindungi dan memacu pertumbuhan tanaman, gitu deh kira-kira terjemahnya ya.. 

Nah selain rizhobium bakteri lain yang digunakan dalam pupuk PGPR ini adalah Azotobacter, bacillus subtilis, Pseudomonas dan lain-lain. Dan ini sudah ada dalam kandungan pupuk trizo-z ini. Nah kumpulan bakteri-bakteri tadi berkumpul, berkoloni di sekitar perakaran dan mendukung kekebalan dari penyakit dan menghasilkan ZPT (Zat pengatur tumbuh), juga. Jadi lengkap, selain fungisida hayati namun jika dilihat dari kandungannya ternyata bisa berfungsi juga sebagai bakterisida, dan ZPT juga. (Sejenis, fungisida ampuh pengganti Amistartop)

4. Manfaat Pupuk Hayati Trico-Z

Adapun manfaat rinci pupuk trico-z lainnya bisa dilihat disini:

  1. Mengendalikan penyakit tular tanah
  2. Mencegah dan mengatasi penyakit busuk buah, pantek / antraknosa, bercak daun, layu jamur fusarium, busuk akar, busuk umbi, busuk batang dan daun dan akar gada. atau akar yang ada bulatan, bintilan kecil.
  3. Menyuburkan tanaman dengan memperbanyak dan memperdalam perakaran.
  4. Mempecepat proses dekomposisi.

Jadi dalam Proses penyuburan tanaman sangat rumit, kompleks, tidak sesederhana tanam, kasih pupuk dan mengharapkan hasil saja. Ada proses alamiah yang tidak bisa kita amati secara kasat mata yaitu kehidupan mikroogranisme, agen hayati atau agen biologis yang bersimbiosis untuk menyubukan tanaman Anda seperti yang terkandung pada pupuk MycoGrow dan Trico-Z ini.

Kalau pupuk organik dan pupuk hayati sudah saya bahas, lalu skr contoh pupuk hayatinya. Maka belum lengkap kalau belum membahas pestisida nabati atau pembasmi hama dari tumbuhan dan yang dihasilkan tanaman sendiri. Untuk bahasan itu silahkan tonton Berbagai pestisida nabati pengganti pestisida kimia pada video berikut.

5. Cara Pakai MycoGrow dan Trico-Z

Cara pakai, pupuk mikoriza untuk tanaman kecil ditabur di sekitar perakaran 1 gram. Untuk tanaman besar bisa lebih banyak. Gali dulu tanah / media tanam melingkar dan ditabur lalu tutup galian tanah kembali.

Pupuk hayati trico-z:

  1. Untuk Bibit rendam  dengan air sebanyak 5-10 gram per 100 gram bibit
  2. Tanaman palawija 5 gram per lubang tanaman
  3. Tanaman pisang, pepaya atau tanaman perkebunan 20 gram per tanaman
  4. Pengomposan skala besar, 2Kg Trico-Z untuk satu ton
Ingin Berkomentar atau Bertanya? Ajukan di Channel Kami
 Youtube


  Facebook
Serba Serbi Tani
  • Seputar Kelapa Pandan Wangi

    Ciri Kelapa Pandan Wangi paling umum adalah Anda bisa bakar daun kelapa pandan wangi. Ambil daunnya yang sudah agak tua lalu dibakar, tapi tidak harus dibakar sampai kering. Namun ternyata itu bukan satu-satunya cara untuk mengetahui jenis kelapa pandan wangi, bukan berarti yang tidak wangi...

  • Trik Pemupukan Cepat Tanpa Ribet

    Jika kebetulan Anda tanam banyak sekali pohon sengon, kayu, sayuran atau tanaman apa saja di perkebunan luas untuk skala besar. Anda bisa gunakan cara alternatif yang lebih simple tidak ribet untuk memupuk. Cara ini lebih menghemat waktu dan tenaga tidak ribet, namun efektif serta...

  • Pemupukan Anggur Setelah Pangkas

    Ada beberapa hal yang perlu diketahui pada perlakuan anggur setelah pangkas. Pupuk yang saya gunakan sampai hari ke-20 masih menggunakan pupuk MKP (Pupuk Perangsang Bunga / Buah). Pupuk ini tujuannya untuk merangsang keluar bunga yang merangsang pembungaan, dan targetnya...


Life is like riding a bicycle. To keep your balance, you must keep moving.
Albert Einstein